Wednesday, March 14, 2018

TMS Drama Talk: Oh My Ghost



Do you guys watch drama?

Perkenankanlah saya kali ini sedikit meracau tentang drama Korea yang baru selesai saya tonton. Judulnya Oh My Ghost, drama keluaran tahun 2015. Iya iya tau, ini telat banget. But isn't late better than never? Hehehe.

Kalau dipikir-pikir ya, namanya juga drama, kadang ceritanya itu absurd banget. Nggak masuk akal. Drama ini termasuk drama yang menurut saya 'embracing absurdity and go all out with it'. Dari judulnya aja, kebayang dong bahwa drama ini ada unsur hantu-hantunya. Temanya memang agak-agak nggak lazim dan spooky, tapi pas ditonton ternyata nggak serem kok. Kadang memang ada scene yang bikin kaget, tapi adegan konyolnya lebih banyak.



Satu hal yang membuat saya nonton drama ini awalnya adalah karena drama ini bukan tentang chaebol berhati beku yang jatuh cinta dengan gadis miskin. Sekarang saya lagi menjauhi genre klise ini, I guess I'm just getting old, this chaebol-damsel in distress thing doesn't suit my appetite anymore.

Drama ini berkisah tentang Shin Soon Ae, sesosok hantu perempuan muda yang selama hidupnya penuh semangat hidup. On top of that, saat meninggal dia juga masih perawan. Aspek virginity ini dihighlight betul di awal cerita, kita semacam diberi petunjuk bahwa urusan dia masih perawan inilah yang bikin dia masih belum rela meninggalkan dunia dan akhirnya bergentayangan merasuki tubuh perempuan-perempuan muda dengan misi untuk menggoda pria-pria muda dan menyelesaikan 'unresolved business'-nya di dunia.

Suatu hari, dia merasuki tubuh Na Bong Seon, perempuan yang bekerja sebagai asisten chef di sebuah restoran. Dia pendiam dan pemalu, apa-apa serba selalu mengalah dengan orang lain dan kurang punya gairah hidup. Tidak dinyana, ternyata frekuensi Soon Ae dan Bong Seon ini match banget sehingga Soon Ae nggak bisa keluar dari tubuh Bong Seon yang dirasukinya! Soon Ae lalu terpaksa tinggal di tubuh Bong Seon untuk sementara.

Bong Seon yang tadinya pendiam dan awkward tiba-tiba berubah jadi pribadi yang riang gembira dan outspoken sejak dirasuki oleh Soon Ae. Orang-orang di sekitarnya pun mau nggak mau jadi memperhatikan perubahan ini, termasuk Kang Sun Woo, head chef nan keren dan kompeten namun galak yang juga pemilik restoran tempat Bong Seon bekerja.

Source


My take on this drama: A MUST WATCH
Captivating story, solid writing, good-looking cast.


Seriously, if you haven't watched Oh My Ghost, I'll say you should. I don’t feel like the 16+ hours I invested in this drama is wasted. They're totally worth my time. Setiap episodenya terasa padat, meaningful, dan nggak ada kesan dragging. Karakter masing-masing tokoh utamanya juga kuat dan believable.

All puzzle pieces fall into their right places. A good amount of lovey dovey scene, not overwhelming nor overpowering. Still, I wish they give me more than a voiceover on a shot of Sun Woo’s quarter in the restaurant building to suggest that there is ’something going on’ that night in Sun Woo’s bedroom. You know what I mean.

I got wrapped into the story and I didn't want to miss any scene. I didn’t even skip episodes just because I’m curious about the ending. I must confess that I have this rather bad habit: when I’m already halfway watching a drama and I don’t think the story is interesting enough, I often skip episodes and just head straight to the finale.


Some thoughts on the final episode, I end up really intrigued by several things:
(contains spoiler)


On Choi Seong Jae: si dukun Suhbingo ngejar-ngejar Seong Jae sampai ke tempat yang terpencil demi untuk memusnahkan si roh jahat yang merasuki tubuh Seong Jae. Tapi ritual pemusnahan yang ditampilkan cuma ngelempar kacang-kacangan bermantra. Memang si roh jahat sempat keluar dari tubuh Seong Jae setelah dilemparin kacang-kacangan, tapi nggak ada adegan duel antara Suhbingo dan si roh jahat. Dan si roh jahat akhirnya masuk lagi ke tubuh Seong Jae. Kemudian Seong Jae bunuh diri dengan cara melompat dari gedung tinggi.

Ada dua kemungkinan kenapa dia bunuh diri. Satu, karena Seong Jae yang sebenarnya sadar bahwa dia dijadikan sebagai inang roh jahat dan nggak mau commit anymore crime. Dua, karena si roh jahat yang masuk kembali ke tubuh Seong Jae sadar bahwa dia dan Seong Jae sudah jadi satu sehingga nggak ada cara lain untuk kabur. Jadi yaudah, sekalian aja bunuh tubuh inangnya.

Tapi kemudian kan ternyata penonton disuguhi adegan bahwa ternyata Seong Jae nggak mati. Dia amnesia dan nggak ingat sama sekali periode tiga tahun hidup sebagai suami istri dengan Eun Hee. Asumsinya, dia juga nggak ingat tuh peristiwa tabrak lari Eun Hee, pembunuhan Soon Ae, dan kejahatan lain yang dia lakukan. Apakah ini berarti bahwa ’the real’ Seong Jae nggak ingat karena yang melakukan semua hal itu adalah si roh jahat dan bukannya Seong Jae yang sebenarnya? Apa ini maksudnya penonton diberi ruang untuk berasumsi bahwa roh jahat sudah betul-betul enyah dari tubuh Seong Jae?

On the necklace that Sung Woo gave Bong Seon: I can’t recall Bong Seon removing the necklace she got as a gift from Sung Woo. And I can’t recall her returning the necklace to him when she left from her attic bedroom.

So why was Sung Woo in possession of the said necklace? He gave it back to Bong Seon when they were talking about Bong Seon's decision to study abroad (her prize as the 3rd winner in cooking competition was opportunity to study culinary abroad.)

Source


On another note, though, unrelated to the story, Im Joo Hwan, the actor who plays Choi Seong Jae, stole my heart away. I got second-lead syndrome because of him, it is a condition when you fall in love and invest your heart on the second lead instead of the main pairing.

Sepertinya belum banyak drama dimana Im Joo Hwan jadi pemeran utama. Kalaupun ada, kayanya drama keluaran lama banget. Oh, dia juga ada di Bride of Water God sebagai second lead . Hasil riset cepat di Youtube membuahkan hasil bahwa dia dapat peran utama di drama Ugly Alert. Kategori daily drama, yang jumlah episodenya sampai 133! Kalau di Indonesia mungkin disebutnya sinetron panjang kejar tayang macam Tersanjung gitu haha. But that’s alright. I think he has all the potential to land a main role. Kita tunggu aja waktunya.

No comments

Post a Comment

© The Mint Suitcase
Maira Gall